Pengertian dan Tujuan dari Psikologi Lintas Budaya (Cross-Cultural Psychology)

Label: ,


Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia. Psikologi begitu erat hubungannya dengan kehidupan yang dijalani oleh manusia setiap hari terhadap lingkungan kehidupannya. Begitu pula dengan kata budaya yang sangat umum dipergunakan dalam bahasa sehari-hari. Budaya sering dikaitkan dengan pengertian ras, bangsa atau etnis. Kata budaya juga kadang dikaitkan dengan seni, musik, tradisi-ritual, atau peninggalan-peninggalan masa lalu.
Sebagai sebuah entitas teoritis dan konseptual, budaya membantu memahami bagaimana kita berperilaku tertentu dan menjelaskan perbedaan sekelompok orang. Sebagai sebuah konsep abstrak, lebih dari sekedar label, budaya memiliki kehidupan sendiri, budaya terus mengalamu tumbuh kembang, akibat dari pertemuan-pertemuan dengan budaya lain, perubahan kondisi lingkungan, dan sosiodemografis. Budaya adalah produk yang dipegang sebagai pedoman oleh individu-individu yang tersatukan dalam sebuah kelompok.
Budaya menjadi pengikat dan diinternalisasi individu-individu yang menjadi anggota suatu kelompok, baik disadari maupun tidak disadari. Pada awal perkembangannya, ilmu psikologi tidak menaruh perhatian terhadap budaya. Kemudian pada tahun 70-an ke atas budaya benar-benar memperoleh perhatian penuh dalam ilmu psikologi. Pada saat ini diyakini bahwa budaya memainkan peranan penting dalam aspek psikologis manusia. Psikologi Lintas Budaya menjadi salah satu cabang ilmu Psikologi dari sekian banyak cabang ilmu Psikologi lainnya. Psikologi Lintas Budaya memiliki kajian mengenai persamaan dan perbedaan dalam fungsi individu secara psikologis, dalam berbagai budaya dan kelompok etnik; mengenai hubungan-hubungan di antara kondisi psikologis dan sosial budaya, ekologis, dan biologis.

Pengertian dari Psikologi Lintas Budaya
Psikologi Lintas Budaya mencakup kajian suatu pokok persoalan yang bersumber dari dua budaya atau lebih, dengan menggunakan metode pengukuran ekuivalen, untuk menentukan batasan yang dapat menjadi pijakan teori psikologi umum dan jenis modifikasi teori yang diperlukan agar menjadi universal (Triandis, Malpass, dan Davidson; 1972). Brislin, Lonner, dan Thorndike (1973), berpendapat bahwa Psikologi Lintas Budaya adalah kajian empirik mengenai anggota berbagai kelompok budaya yang memiliki perbedaan pengalaman, kemudian dapat membawa ke arah perbedaan perilaku yang dapat diramalkan dan signifikan.
Dalam arti luas Matsumoto (2004) menjelaskan bahwa, Psikologi Lintas Budaya terkait dengan pemahaman atas apakah kebenaran dan prinsip-prinsip psikologis bersifat universal (berlaku bagi semua orang di semua budaya) ataukah khas budaya (culture specific, berlaku bagi orang-orang tertentu di budaya-budaya tertentu). Menurut Segall, Dasen dan Poortinga, Psikologi Lintas Budaya adalah kajian mengenai perilaku manusia dan penyebarannya, sekaligus memperhitungkan cara perilaku itu dibentuk dan dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan sosial dan budaya. Definisi ini mengarahkan perhatian pada dua hal pokok: keragaman perilaku manusia di dunia dan kaitan antara perilaku yang terjadi.

Tujuan dari Psikologi Lintas Budaya
Dari teori beberapa tokoh didapati kesimpulan bahwa tujuan dari Psikologi Lintas Budaya yaitu untuk membantu manusia melihat sekaligus memahami keragaman budaya dan juga mengerti bagaimana perilaku manusia (individu) dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, khususnya faktor budaya dimana kita melihat persamaan ataupun perbedaan dalam fungsi individu secara psikologis.

Hubungan antar psikologi lintas budaya dengan disiplin ilmu lainnya
y   Hubungan psikologi lintas budaya dengan ilmu sosiologi, dimana dalam ilmu sosiologi kita mempelajari tingkah laku manusia dalam hubungannnya dengan sesama indiviu, individu kelompok, atau dengan sesama kelompok masyarakat, begitu pula psikologi lintas budaya yang juga menggunakan prinsip sosiologi untuk meliahat persamaan atau perbedaaan budaya manusia dengan berbaur atau berinteraksi sesama masyarakat.
y Hubungan psikologi lintas budaya dengan ilmu antropologi, dimana kedua disiplin ilmu ini saling mempengaruhi. Antropologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang budaya dan psikologi lintas budaya melihat bagaimana faktor budaya tersebut dapat mempengaruhi perilaku manusia.
y  Hubungan psikologi lintas budaya dengan ilmu psikologi budaya, dimana kedua ilmu ini sama – sama mempelajari bagaimana suatu kebudayaan dapat mempengaruhui perilaku manusia itu sendiri.

Perbedaan psikologi lintas budaya dengan disiplin ilmu lainnya
y  Perbedaaan psikologi lintas budaya dengan psikologi indigenous, dimana psikologi indigenous mengkaji suatu masalah melalui konteks kultural/budaya yang dapat memunculkan suatu teori untuk dapat menelaah suatu tradisidari setiap budaya masyarakat timur sedangkan psikologi lintas budaya mengkaji bagaimana suatu budaya dapat mempengaruhi perilaku manusia dengan melihat berbagai persamaan atau perbedaan dengan lebih global.
y   Perbedaan psikologi lintas budaya dengan Antropologi, dimana antropologi hanya mempelajari budaya masayrakat suatu etnis tertentu saja sedangkan psikologi lintas budaya mempelajarinya secara global atau seluruh budaya yang ada didunia.
y  Perbedaaan psikologi lintas budaya dengan psikologi budaya, dimama psikologi budaya memahami berbagai keragaman budaya yang ada didunia beserta dampak yang ditimbulkan budaya tersebut terhadap kelangsungan masyarakat sosial dalam lingkup budaya tertentu, sedangkan psikologi lintas budaya hanya membahas bagaimana pengaruh budaya tersebut dapat mempengaruhi individu.


Sumber :

Tindakan Anarkis Dipengaruhi Kesehatan Mental

Label:


Peradaban manusia senantiasa berkembang dengan cepat dan dinamis. Semakin berkembangnya peradaban manusia maka semakin berkembang pula tingkat kebutuhan hidup manusia. Persaingan hidup semakin keras, semakin jauh dari norma kemanusiaan. Cukup membuat dahi berkerut dan hati terasa terenyuh ketika peradaban manusia berkembang begitu cepat, namun perkembangannnya tidak berujung baik bagi beberapa kalangan menengah kebawah. Sedangkan tuntutan untuk hidup tidak pernah lepas menggandrungi pikiran setiap orang yang hidup di muka bumi.
Berbagai permasalahan hidup perlahan mulai muncul setiap harinya, seakan menjadi masalah yang begitu sulit terpecahkan. Putus asa adalah hal yang kemungkinan besar akan dialami oleh setiap orang yang terhimpit kondisi kurang baik bagi dirinya. Menggantungkan hidup pada orang lain menjadi pilihan yang mau tidak mau harus dijalaninya. Disisi lain, bukan tak ada seseorang yang menjalani hidupnya untuk mencari nafkah demi menyambung hidupnya dengan menggunakan cara yang merugikan orang lain, seperti menipu, mencuri, menodong, merampok bahkan tidak segan-segan penindak kejahatan juga melakukan tindakan anarkis kepada korban kejahatannya. Tindakan anarkis mungkin saja dilakukan siapapun, semisal masyarakat umum yang geram pada suatu kondisi yang dinilai kurang menguntungkan bagi individu maupun kelompok masyarakat.
Beragam tindakan anarkis, bisa saja anarkisme berupa perusakan, pengeroyokan, pembakaran tersangka, penjarahan dan lain-lain pada dasarnya adalah hasil dari suatu perilaku kolektif (collective behavior). Bila dinamakan perilaku kolektif, bukanlah semata-mata itu merupakan perilaku kelompok melainkan perilaku khas yang dilakukan  sekelompok orang yang anggotanya pada umumnya tidak saling kenal, bersifat spontan dan mudah cair (dalam arti menghentikan perilakunya).  Kelompok yang lalu disebut entah itu crowd, craze dan mob,  pada dasarnya sama pula secara kondisional  yakni telah mengalami deindividuasi. Deindividuasi tersebut memungkinkan seseorang atau sekelompok orang melakukan tindakan-tindakan destruktif dan sadis di luar rasionalitas individual dari para pelakunya (dipengaruhi pikiran-pikiran Smelser, 1970).
Salah satu kontributor dari munculnya tindakan anarkis adalah adanya keyakinan/anggapan/perasaan bersama (collective belief). Keyakinan bersama itu bisa berbentuk, katakanlah, siapa yang cenderung dipersepsi sebagai maling (dan olehkarenanya diyakini “pantas” untuk digebuki) ; atau situasi apa yang mengindikasikan adanya kejahatan (yang lalu diyakini pula untuk ditindaklanjuti dengan tindakan untuk, katakanlah, melawan).
M. Jahoda, seorang pelopor gerakan kesehatan mental, memberi definisi kesehatan mental yang rinci. Dalam definisinya, “kesehatan mental adalah kondisi seseorang yang berkaitan dengan penyesuaian diri yang aktif dalam menghadapi dan mengatasi masalah dengan mempertahankan stabilitas diri, juga ketika berhadapan dengan kondisi baru, serta memiliki penilaian nyata baik tentang kehidupan maupun keadaan diri sendiri. Definisi dari Jahoda mengandung istilah-istilah yang pengertiannya perlu dipahami secara jelas yaitu penyesuaian diri yang aktif, stabilitas diri, penilaian nyata tentang kehidupan dan keadaan diri sendiri.
Jika teori M. Jahoda dikaitkan dengan kondisi saat ini, bisa diindikasikan seseorang lebih mudah tersulut problematika hidup berkelompok dan masih belum cukup baik mengelola stabilitas diri. Hal ini tentunya perlu menjadi perhatian khusus bagi setiap individu agar bisa menghindari tindakan-tindakan yang tidak diketahui betul kondisinya dengan tujuan mengurangi tindakan beresiko seperti tindakan anarkis. Tindakan anarkis betul-betul merugikan pribadi, orang lain bahkan nama baik negara apabila masalahnya sampai mendunia tentu penilaian negatif sampai kucilan maupun hujatan dari dunia internasional bisa menerpa.

DAFTAR PUSTAKA :
·         http://id.wikipedia.org/wiki/Anarkisme diakses 14/03/12 06.05
·         Smelser, Neil J., The Theory of Collective Behavior, LondonRoutledge & Keegan Paul Publishing,1970
·         ttp://www.google.co.id diakses 14/03/12 06.05

Ilmu Kesehatan Mental _ Psychology

Label:


Ilmu Kesehatan Mental pada Zaman Prasejarah 
Manusia purba memiliki kecenderungan mengalami gangguan mental juga fisik.

Ilmu Kesehatan Mental pada Zaman peradaban awal
  1. Phytagoras (orang pertama menjelaskan penyakit mental secara alamiah)
  2. Hypocrates (berpendapat penyakit / gangguan otak adalah penyebab penyakit mental) 
  3. Plato (gangguan mental sebagian gangguan moral, gangguan fisik dan sebagian lagi dari dewa dewa)
Ilmu Kesehatan Mental pada Zaman Renaissesus
Tokoh keagamaan, ilmu kedokteran dan filsafat di belahan Eropa mulai menyangkal anggapan bahwa pasien sakit mental tenggelam dalam dunia takhayul.

Era Pra Ilmiah 
  • Kepercayaan Animisme
Sejak zaman dulu gangguan mental telah muncul dalam konsep primitif, yaitu kepercayaan terhadap paham animisme bahwa dunia ini diawasi atau dikuasai oleh roh-roh atau dewa-dewa. Orang Yunani kuno percaya bahwa orang mengalami gangguan mental, karena dewa marah kepadanya dan membawa pergi jiwanya. Untuk menghindari kemarahannya, maka mereka mengadakan perjamuan pesta (sesaji) dengan mantra dan kurban. 
  • Kepercayaan Naturalisme
Suatu aliran yang berpendapat bahwa gangguan mental dan fisik itu akibat dari alam. Hipocrates (460-367) menolak pengaruh roh, dewa, setan atau hantu sebagai penyebab sakit. Beliau mengatakan, Jika anda memotong batok kepala, maka anda akan menemukan otak yang basah, dan mencium bau amis. Tapi anda tidak akan melihat roh, dewa, atau hantu yang melukai badan anda.
Seorang dokter Perancis, Philipe Pinel (1745-1826) menggunakan filsafat polotik dan sosial yang baru untuk memecahkan problem penyakit mental. Beliau terpilih menjadi kepala Rumah Sakit Bicetre di Paris. Di rumah sakit ini, pasiennya dirantai, diikat ketembok dan tempat tidur. Para pasien yang telah di rantai selama 20 tahun atau lebih, dan mereka dianggap sangat berbahaya dibawa jalan-jalan di sekitar rumah sakit. Akhirnya, diantara mereka banyak yang berhasil, mereka tidak lagi menunjukkan kecenderungan untuk melukai atau merusak dirinya.

Era Modern
Pada tahun 1909, gerakan mental Hygiene secara formal mulai muncul. Perkembangan gerakan mental hygiene ini tidak lepas dari jasa Clifford Whitting Beers (1876-1943) bahkan karena jasanya itu ia dinobatkan sebagai The Founder of the Mental Hygiene Movement. Dia terkenal karena pengalamannya yang luas dalam bidang pencegahan dan pengobatan gangguan mental dengan cara yang sangat manusiawi.
Secara hukum, gerakan mental hygiene ini mendapat pengakuan pada tanggal 3 Juli 1946, yaitu ketika presiden Amerika Serikat menandatangani The National Mental Health Act., yang berisi program jangka panjang yang diarahkan untuk meningkatkan kesehatan mental seluruh warga masyarakat.
Beberapa tujuan yang terkandung dalam dokumen tersebut meliputi
  1. Meningkatkan kesehatan mental seluruh warga masyarakat Amerika Serikat, melalui penelitian, investigasi, eksperimen, penayangan kasus-kasus, diagnosis, dan pengobatan. 
  2. Membantu lembaga-lembaga pemerintah dan swasta yang melakukan kegiatan penelitian dan meningkatkan koordinasi antara para peneliti dalam melakukan kegiatan dan mengaplikasikan hasil-hasil penelitiannya. 
  3. Memberikan latihan terhadap para personel tentang kesehatan mental. 
  4. Mengembangkan dan membantu negara dalam menerapkan berbagai metode pencegahan, diagnosis, dan pengobatan terhadap para pengidap gangguan mental.
Pada tahun 1950, organisasi mental hygiene terus bertambah, yaitu dengan berdirinya National Association for Mental Health. Gerakan mental hygiene ini terus berkembang sehingga pada tahun 1975 di Amerika terdapat lebih dari seribu perkumpulan kesehatan mental. Di belahan dunia lainnya, gerakan ini dikembangkan melalui The World Federation forMental Health dan The World Health Organization.

Pengertian Kesehatan Mental
Istilah Kesehatan Mental diambil dari konsep mental hygiene, kata mental berasal dari bahasa Yunani yang berarti Kejiwaan. Kata mental memilki persamaan makna dengan kata Psyhe yang berasal dari bahasa latin yang berarti Psikis atau Jiwa, jadi dapat diambil kesimpulan bahwa mental hygiene berarti mental yang sehat atau kesehatan mental.
Kesehatan mental adalah terhindarnya seseorang dari keluhan dan gangguan mental baik berupa neurosis maupun psikosis (penyesuaian diri terhadap lingkungan sosial) (Mujib dan Mudzakir, 2001, 2003).
Noto Soedirdjo, 1980 menyatakan bahwa ciri-ciri orang yang memilki kesehatan mental adalah Memilki kemampuan diri untuk bertahan dari tekanan-tekanan yang datang dari lingkungannya. Sedangkan menurut Clausen Karentanan (Susceptibility) Keberadaan seseorang terhadap stressor berbeda-beda karena faktor genetic, proses belajar dan budaya yang ada dilingkungannya, juga intensitas stressor yang diterima oleh seseorang dengan orang lain juga berbeda.

Ciri-ciri Kesehatan Mental
Ciri-ciri kesehatan mental dikelompokkan kedalam enam kategori, yaitu : 
  1. Memiliki sikap batin (Attidude) yang positif terhadap dirinya sendiri
  2. Aktualisasi diri 
  3. Mampu mengadakan integrasi dengan fungsi-fungsi yang psikis ada 
  4. Mampu berotonom terhadap diri sendiri (Mandiri) 
  5. Memiliki persepsi yang obyektif terhadap realitas yang ada 
  6. Mampu menselaraskan kondisi lingkungan dengan diri sendiri. (Jahoda, 1980).
Seorang dikatakan sehat mental jika seorang tersebut tidak menderita kecemasan, depresi, atau bentuk bentuk simtomatologis, sedangkan pengetahuan, kesejahteraan psikologis, mengartikan kesehatan mental sebagai adanya sesuatu yang positif. Sehat menurut Sigmund Freud adalah apabila struktur id dalam diri manusia, lebih besar dari ego dan superego. Kepribadian yang tidak sehat menurut froid adalah strukutur ego dalam diri manusia lebih besar dari id dan super ego

Daftar Pustaka :
  • Syamsu Yusuf. 2009. Mental Hygiene. Bandung : Maestro
  • Moeljono Soedirjo dan Latipun, 2005, Kesehatan Mental Konsep dan Terapi, UMM Press
  • Kartini Kartono, 2000, Hygiene Mental, Bandar Maju

komentar film "you can"

Label:

"Kalau Mereka Bisa, Anda Pasti Lebih Bisa".
kalimat tersebut harusnya bisa memberikan motivasi atau dorongan berupa semangat hidup penuh juang tanpa putus asa bagi seluruh insan.
film "you can" sangat layak untuk dijadikan tontonan bagi seluruh kalangan karena film tersebut memiliki pesan hidup yang sangat mulia, bisa dijadikan sebagai tuntunan hidup pribadi juga sebagai pengasah kepedulian kita terhadap sesama makhluk ciptaan Tuhan YME.
banyak pesan dari film tersebut yang bisa kita petik, salah satunya tentang semangat hidup. Semua insan ciptaan Tuhan yang hidup di bumi ini mungkin bisa merasakan kehidupan tetapi alangkah sayangnya jika hidupnya tidak disertai dengan rasa dan wujud syukur terhadap Tuhan yang menciptakan bumi dan seisinya ini.

Fenomena jejaring sosial

Label:


Saat ini situs jejaring sosial adalah sebuah fenomena internet yang mewabah pada dunia generasi muda.
Jejaring sosial sudah sangat akrab ditelinga kita seperti facebook, friendster, myspace, twitter, koprol, plurk, yahoo messenger, blogger dan masih banyak yang lainnya.

Banyak dampak positif dan negatif yang di dapat dengan adanya jejaring sosial, banyak  orang yang mempunyai banyak teman, mendapatkan informasi informasi baru dan juga berbisnis untuk mempromosikan barang dagangannya pada jejaring sosial.

tetapi dampak negatif pada jejaring sosial pun tidak kalah banyak, dengan adanya jejaring sosial dapat terjadi banyak penculikan dan penipuan karena banyak orang yang mengetahui identitas - identitas pribadi kita,  ada juga orang-orang yang memasukan  situs-situs porno ke dalam jejaring sosial sehingga banyak orang dapat melihat secara bebas, Banyak remaja dan anak-anak yang lupa waktu dan kewajibannya sebagai pelajar, karena keasikan berlama - lama berkomunikasi pada jejaring sosial.

fenomena jejaring sosial ini terjadi karena pengaruh jejaring sosial pada internet, dampak negatif yang terjadi disebabkan karena kurangnya kesadaran masyarakat akan dampak positif dan negatif yang disalahgunakan.  


http://kesehatan.kompasiana.com/kejiwaan/2011/01/26/ketika-facebook-dan-twitter-membuatmu-gila/ 

Nettiquette

Internet dikenal sebagai wadah ( komunitas ) yang bebas dan terbuka bagi siapapun penggunanya. Dalam internet semua orang berhak bertindak, berinisiatif, berkreasi dalam hal apa saja tanpa ada yang melarang dan menentang. Internet sangat bebas bagi semua kalangan. Namun dibalik kebebasan berinternet, ternyata berinternet juga memiliki batasan-batasan yang semestinya diperhatikan bagi setiap penggunanya. Seperti halnya berkomunikasi melalui surat analog atau bertatap muka, berkomunikasi melalui e-mail juga membutuhkan etika yang berlaku bagi seluruh pengguna internet. Batasan-batasan atau etika tersebut berupa tata tertib berinternet yang sering disebut Nettiquette (atau Netiket = netter etiket).
Beberapa hal positif mengenai etika berinternet (Nettiquette) beberapa di antaranya:
  1. Perlakukan e-mail secara pribadi
Jika seseorang mengirim informasi atau gagasan secara pribadi, tidak sepatutnya kita mengirimnya ke forum umum, seperti kelompok grup, atau mailing-list. Email pada dasarnya adalah alat komunikasi personal.
  1. Jangan Membicarakan Orang Lain
Jangan membicarakan hal apapun terlebih hal-hal negatif yang berkaitan dengan orang atau komunitas atau institusi tertentu. Kendalikan  diri terhadap apa yang ingin anda tulis. E-mail memiliki fasilitas bernama "Forward", yang mengizinkan si penerima akan meneruskannya (forward) ke orang lain. Jika hal pesan (negatif) tersebut sampai tersebar luas maka hal tersebut bisa mengancam rasa aman dan kenyamanan si penulis pesan tersebut.
  1. Jangan gunakan huruf kapital
Seperti halnya membaca surat kabar, membaca pesan e-mail yang menggunakan huruf besar/kapital yang berlebihan maka hasilnya pun kurang enak dilihat. Tapi disamping itu, terutama dalam tata krama berkomunikasi dengan email/chat, penggunaan huruf besar [kapital] biasanya dianggap berteriak. Mungkin saja maksudnya hanya untuk memberi tekanan pada maksud Anda.
  1. Jangan terlalu banyak mengutip
Hati-hati dalam melakukan balasan (reply). Fasilitas 'Reply' dari sebagian besar program mailer biasanya akan mengutip pesan asli yang Anda terima secara otomatis ke dalam isi surat Anda. Jika harus mengutip pesan seseorang dalam jawaban e-mail, usahakan menghapus bagian-bagian yang tidak perlu, dan hanya menjawab bagian-bagian yang relevan saja.
  1. Jangan gunakan CC (copy carbon)
Jika Anda ingin mengirim mail ke sejumlah orang (misalnya di mailing-list), usahakan atau hindari mencantumkan nama-nama pada baris CC. Jika Anda melakukan hal itu, semua orang yang menerima e-mail Anda, akan bisa melihat alamat-alamat e-mail orang lain. Umumnya orang tidak suka bila alamat e-mailnya dibeberkan di depan umum. Selalu gunakan BCC (blind carbon copy). Dengan cara ini setiap orang hanya bisa melihat alamat e-mailnya sendiri.
  1. Jangan gunakan format HTML
Jika Anda mengirim sebuah pesan penting ke rekan Anda, jangan gunakan format HTML tanpa Anda yakin bahwa program e-mail rekan Anda bisa memahami kode HTML. Jika tidak, pesan Anda sama sekali tidak terbaca atau kosong. Sebaiknya, gunakan plain text.
  1. Jawablah Secara Masuk Akal
Jawablah setiap pesan e-mail secara masuk akal. Jangan menjawab dua tiga pertanyaan dalam satu jawaban. Apalagi, menjawab pesan e-mail yang panjang lebar, dan Anda menjawab dalam satu kata: "Good." Wah, ini sangat menyebalkan.
  1. Sebaiknya untuk efisiensi penggunaan kata, gunakan singkatan yang sudah lazim digunakan
Untuk efisiensi penggunaan kata, frase atau istilah By the Way (= ngomong-ngomong) bisa disingkat menjadi BTW. In My Opinion (=menurut hemat saya) bisa disingkat IMO. Because (=karena) bisa disingkat menjadi 'coz. Penggunaan kata sapa Bahasa Inggris misalnya, kalimat How are you?, bisa diganti menjadi How R U? Kalimat "Menurut hemat saya" bisa diganti menjadi IMHO (In My Humble Opinion) dan sebagainya. 


Pengertian Internet


Apa itu INTERNET ?? 
Secara harfiah, internet (kependekan dari interconnected-networking) ialah rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.


Internet adalah sebuah sistem jaringan komputer global yang saling berhubungan yang menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP / IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Ini adalah jaringan dari jaringan yang terdiri dari jutaan usaha swasta, masyarakat, akademis, dan pemerintah lokal untuk jaringan lingkup global yang dihubungkan oleh serangkaian luas teknologi jaringan elektronik dan optik. Internet membawa array yang luas dari sumber informasi dan jasa, terutama dokumen-dokumen hypertext antar-link dari World Wide Web (WWW) dan infrastruktur untuk mendukung surat elektronik.
Kebanyakan media komunikasi tradisional, seperti telepon dan televisi, mengubah bentuk maupun didefinisikan ulang dengan menggunakan teknologi Internet, sehingga menimbulkan berbagai layanan seperti Voice over Internet Protocol (VoIP) dan IPTV. Penerbitan surat kabar telah mengubah wajah ke situs Web, blog, dan web feed. Internet telah diaktifkan atau mempercepat penciptaan bentuk-bentuk baru interaksi manusia melalui pesan instan, Internet forum, dan situs jaringan sosial.Asal-usul Internet mencapai kembali ke penelitian di tahun 1960-an, baik ditugaskan oleh pemerintah Amerika Serikat untuk mengembangkan proyek-proyek dari badan-badan militer untuk membangun kuat, kesalahan-toleran, dan jaringan komputer terdistribusi serta penelitian swasta. Penelitian ini dan periode pendanaan sipil tulang punggung US baru oleh National Science Foundation, serta pendanaan swasta untuk tulang punggung komersial melahirkan partisipasi seluruh dunia dalam pengembangan teknologi jaringan baru dan menyebabkan banyak penggabungan jaringan. Komersialisasi jaringan internasional di pertengahan tahun 1990-an, mengakibatkan mempopulerkan berikut aplikasi yang tak terhitung jumlahnya di hampir setiap aspek kehidupan manusia modern. Pada 2009, sebuah kuartal diperkirakan penduduk bumi menggunakan layanan dari Internet.
Secara logis jaringan internet dibagi kedalam beberapa domain, yang menurut standar IPv4 (Internet Protocol version 4) di-identifikasi melalui nomer IP 32 bit atau 4 angka biner yang dipisahkan dengan titik (seperti 192.168.10.25). Tipe domain standar antara lain:
  1. .com = organisasi komersil
  2. .edu = institusi pendidikan di Amerika
  3. .ac = institusi akademik
  4. .gov = institusi pemerintah
  5. .mil = organisasi militer
  6. .net = penyedia akses jaringan
  7. .org = organisasi non-profit
Disamping itu domain juga dibagi berdasarkan negara, misalnya:
  1. .au = Australia
  2. .ca = Kanada
  3. .id = Indonesia
  4. .jp = Jepang
  5. .my = Malaysia
  6. .sw = Swedia
  7. .th = Thailand
Beberapa hal yang berhubungan dengan internet adalah :
  • WWW
  • HTTP
  • URL

WWW (World Wide Web) merupakan bagian dari internet yang cepat berkembang dan paling populer. WWW merupakan jaringan beribu-ribu komputer yang dikategorikan menjadi dua yaitu : client dan server. Dua hal yang perlu diperhatikan adalah software web server dan software web browser. HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah protokol yang menentukan aturan yang perlu diikuti oleh web browser dan web server. HTTP merupakan protokol standar yang digunakan dalam mengakses dokumen HTML.
URL (Uniform Resource Locator) adalah suatu sarana untuk menentukan informasi pada suatu web server. URL dapat diibaratkan sebagai suatu alamat. URL terdiri dari :
  1. Protokol yang digunakan oleh suatu browser untuk mengambil informasi.
  2. Nama komputer (server) dimana informasi tersebut berada.
  3. Jalur atau path serta nama file dari suatu informasi.
  • http adalah protokol yang digunakan
  • www.detiksport.com adalah nama host atau server komputer dimana informasi yang dicari berada
  • sepakbola adalah jalur atau path dari informasi yang dicari.
  • index.php adalah nama file dimana informasi tersebut berada.
Internet tidak memiliki sentralisasi pemerintahan baik dalam implementasi teknologi atau kebijakan untuk akses dan penggunaan; setiap jaringan konstituen menetapkan standar sendiri. Hanya melampaui batas definisi dari dua ruang nama utama di Internet, alamat Internet Protocol ruang dan Domain Name System, yang diarahkan oleh organisasi pengelola, Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). Dasar teknis dan standarisasi protokol inti (IPv4 dan IPv6) adalah kegiatan Internet Engineering Task Force (IETF), sebuah organisasi nirlaba dari peserta internasional longgar berafiliasi bahwa siapa pun dapat mengaitkan dengan dengan menyumbangkan keahlian teknis.
bila ditinjau dari segi penulisannya, terdapat dua arti internet, yakni:
  • Internet
Jaringan internet (huruf “i” kecil sebagai huruf awal) adalah suatu jaringan komputer yang mana komputer-komputer terhubung dapat berkomunikasi walaupun perangkat keras dan perangkat lunaknya berlainan (sering kali disebut juga internet-working)
  • Internet
Jaringan Internet (huruf “I” besar sebagai huruf awal) adalah jaringan dari sekumpulan jaringan (networks of networks) yang terdiri dari jutaan komputer yang dapat berkomunikasi satu sama lain dengan menggunakan suatu aturan komunikasi jaringan komputer (protokol) yang sama. Protokol yang digunakan tersebut adalah Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). Istilah pertama (dengan huruf “i” kecil) merupakan istilah yang digunakan pada masa awal perkembangan internet. Seiring dengan makin meluasnya penggunaan internet, istilah kedualah (dengan huruf “I” besar) yang diterima oleh pengguna internet. Penulisannya pun berubah. Dari menggunakan huruf “I” besar menjadi huruf “i” kecil. Dengan adanya hubungan komunikasi lintas jaringan pada internet, setiap komputer yang terdapat di dunia dapat terbubung satu dengan yang lain. Hal inilah yang menyebabkan komunikasi di internet sangat cair. Karena penggunaan internet tidak mengenal batas negara, status ekonomi, idiologi dan faktor-faktor lain yang biasanya dapat menghambat komunikasi dan pertukaran informasi di dunia nyata. Dengan alasan inilah, sebagian orang menyebut internet sebagai revolusi di bidang teknologi dan informasi.

http://id.wikipedia.org/wiki/Perkembangan_internet_masa_kini#Pengertian_Internet